Siera masih memandang ayahnya dengan sorot mata yang dipenuhi kekhawatiran. Sejak hubungan mereka membaik, ia baru menyadari betapa sering Dregory memikul berbagai urusan seorang diri, namun sekarang, setiap kali Dregory hendak meninggalkan kastil, ada perasaan yang membuatnya ingin memastikan semuanya baik-baik saja."Benar tidak ada masalah, Ayah?" tanyanya sekali lagi, seolah ingin memperoleh kepastian.Dregory mengangguk pelan. Wajahnya tetap tenang seperti biasa, tetapi kali ini tatapannya tidak lagi sedingin dulu."Kalau memang ada masalah," ujarnya dengan suara rendah, "aku pasti akan memberitahumu."Hati Siera terasa hangat. Tanpa sadar senyum tipis menghiasi wajah Siera."Kalau begitu..." Ia mengangguk kecil. "Hati-hati di jalan, Ayah."Dregory tidak langsung menjawab. Ia hanya menatap wajah putrinya beberapa saat, seakan masih belum terbiasa mendengar ucapan seperti itu keluar dari bibir Siera. Ada kehangatan yang perlahan memenuhi dadanya, perasaan yang sudah sangat lama t
Read more