Keesokan paginya, Kastil Rurich kembali dipenuhi kesibukan para pelayan yang sejak fajar sudah hilir mudik menyiapkan berbagai keperluan. Aroma roti hangat yang baru keluar dari tungku memenuhi koridor lantai bawah, bercampur dengan wangi teh hitam yang baru diseduh. Di luar jendela, salju masih turun tipis, membuat suasana pagi terasa jauh lebih tenang dibanding malam sebelumnya.Dior baru saja menuruni anak tangga ketika langkahnya terhenti.Di ruang tamu yang terhubung dengan ruang makan, ia melihat dua sosok yang sudah lebih dulu duduk sambil berbincang.Elois sedang menuangkan teh ke dalam cangkir tamunya, sementara lelaki yang duduk di hadapannya tampak bersandar santai dengan kaki yang disilangkan.Dregory Elvorn.Masih mengenakan seragam militernya yang rapi lengkap dengan mantel hitam panjang yang belum dilepas, pria itu tampaknya baru saja datang. Pedang di pinggangnya bahkan masih terpasang, menandakan ia belum berniat berlama-lama di kastil.Melihat Dior turun, Dregory han
Read more