Malam itu, Lycander tetap datang ke pantai. Langkahnya berhenti di tempat yang selama ini selalu menjadi tempat pertemuan mereka. Ombak bergulung pelan, membawa suara laut yang kini terasa jauh lebih sepi."..."Tatapannya menyapu permukaan laut. Maris tidak ada."Mungkin... aku datang terlalu cepat," gumamnya pelan.Ia memilih duduk di atas batu besar yang menghadap ke laut. Angin malam berhembus perlahan, sementara cahaya bulan memantul di atas permukaan air. Lycander tidak pergi dan terus menunggu.“…”Waktu berlalu tanpa terasa. Bulan semakin tinggi, lalu perlahan mulai condong ke barat. Namun laut tetap sunyi, tak ada tanda-tanda kedatangan Maris. "..."Lycander akhirnya berdiri."Hari ini sepertinya kau tidak datang..." gumamnya. Lycander sempat berdiri beberapa saat lagi. Tatapannya tetap tertuju ke permukaan laut, seolah berharap ombak berikutnya akan membawa sosok yang selama ini sel
Read more