Langkah kaki Sofia yang berbalut stiletto mahal bergema pelan di atas lantai marmer hitam saat mereka memasuki aula utama.Bangunan ini memiliki struktur kuno dengan pilar-pilar batu yang menjulang tinggi, mengingatkan Sofia pada kastel tua di Eropa, namun setiap sudutnya telah direnovasi dengan sentuhan kemewahan modern yang dingin.Cahaya lampu gantung kristal yang masif memantulkan kilauan pada gelas-gelas kristal yang dipegang oleh orang-orang berjas rapi.Begitu pintu ganda terbuka lebar, percakapan di dalam ruangan seketika menyusut. Hampir semua pasang mata menoleh, tertuju pada sosok Damian yang berdiri angkuh dengan Sofia yang menggandeng lengannya. Sofia bisa merasakan tatapan menilai, haus, dan penuh benci menyapu kulitnya.“Semua orang menatap kita, Damian,” bisik Sofia sembari mempererat cengkeraman tangannya pada lengan tuksedo Damian.Damian tetap berjalan dengan ritme yang santai, kepalanya terangkat tinggi dengan ekspresi yang sangat tenang, seolah ia adalah raja yang
Last Updated : 2026-05-14 Read more