Angin laut berembus kencang, menerbangkan ujung-ujung gaun Sofia yang tengah berdiri termenung di dek kapal. Tatapannya kosong, terpaku pada riak ombak yang saling berkejaran seolah menggambarkan keruwetan di dalam kepalanya. Rasa cemas akan keselamatan Leo dan misteri kematian orang tuanya terus berputar tanpa henti, merenggut ketenangannya.Sepasang lengan kokoh mendadak melingkar di pinggangnya dari belakang. Damian menghampiri tanpa suara, menumpukan dagu serta tangannya di pundak Sofia yang tegang. Kecupan-kecupan hangat mulai mendarat di bahu polos yang terbuka itu, perlahan naik ke leher sensitifnya, mencoba mengurai ketegangan sang istri.“Jangan melamun, Sofia. Kau bisa kehilangan akal sehatmu sebelum kita tiba di sana,” bisik Damian parau, terus menciumi tengkuk Sofia hingga membuat wanita itu tak kuasa menahan desah pelan yang lolos dari sela bibirnya.“Damian, hentikan... aku sedang tidak ingin—”“Kau butuh pengalihan,” potong Damian tegas, lalu membalikkan tubuh Sofia den
Last Updated : 2026-05-22 Read more