Di pagi harinya, matahari baru saja merayap naik menyentuh kaca-kaca jendela koridor mansion. Sofia melangkah keluar dari kamar dengan sangat pelan.Tubuhnya hanya dibalut oleh selembar kemeja putih kebesaran milik Damian yang panjangnya menggantung longgar hingga sebatas paha, menyisakan tungkai kakinya yang polos terpapar angin pagi.Ia berjalan menyusuri lorong panjang, menoleh ke kanan dan ke kiri demi mencari keberadaan sang suami.Namun, ruangan tengah hingga koridor utama tampak begitu lengang. Alih-alih menemukan sosok tegap Damian, langkah kaki Sofia justru menuntunnya ke area dapur bersih.Di sana, hanya ada Laura yang sedang berdiri anggun, mengaduk teh hijaunya di dalam cangkir porselen putih.Mendengar suara langkah kaki yang mendekat, Laura menoleh. Ia langsung menyapa Sofia dengan senyum hangatnya yang menenangkan, tipikal seorang nyonya rumah yang sudah terbiasa dengan segala bentuk ketegangan."Selamat pagi, Sofia. Kau sudah bangun?" sapa Laura lembut, meletakkan send
Read more