"Damian, kemeja kamu miring dikit, sini aku benerin dulu!" panggil Bianca lembut, menghentikan langkah kaki lebar suaminya yang hendak membawanya keluar dari pintu penthouse.Bianca merapikan kerah serta kancing kemeja yang dikenakan Damian. Senyuman manis mengembang di bibir ranum Bianca. Tatapan matanya yang dulu sering terlihat kekanak-kanakan, kini menunjukkan sisi kedewasaan seorang istri."Nah, kalau rapi begini jadi makin ganteng," puji Bianca, menatap manik mata Damian mendalam."Sudah rapi," pangkas Damian singkat, suaranya rendah dan bernada datar.Tangan besar Damian yang hangat langsung melingkar erat di pinggang Bianca, merengkuhnya dengan sangat protektif."Iya, iya, Pak Suami... Kan aku cuma mau memastikan penampilan suamiku ini selalu sempurna," kekeh Bianca pelan, menyusupkan tangannya ke dalam genggaman jari kaku Damian saat mereka melangkah masuk ke dalam lift khusus.Dua bulan telah berlalu sej
Read more