Roni duduk sendirian di sudut istana. Liontin hijaunya, yang kini terasa panas membakar kulit, berdenyut tidak stabil."Ini ujian terakhir," bisiknya pelan.Tiba-tiba, suara Mother Earth bergema lembut di kepalanya, merambat masuk."Wadahku, lepaskanlah bukan hanya kekuatanmu, tapi juga ketakutan terbesarmu. Ketakutan itu adalah jangkar yang menahan kegelapan tetap berada di dalammu. Hanya dengan melepaskannya, keseimbangan sejati akan tercipta."Tanpa suara, Dewi, Shinta, Safitri, dan Kirana masuk ke ruangan. Mereka tidak perlu bertanya, ikatan batin yang terjalin selama perjalanan panjang ini membuat mereka merasakan setiap dentuman rasa sakit di hati Roni.Tanpa banyak bicara, mereka membentuk lingkaran pelindung. Dewi menyalurkan energi Merpati yang lembut, membasuh kecemasan Roni seperti embun pagi.Shinta menggenggam tangan Roni erat-erat, menyalurkan kehangatan nyata yang membumikan jiwanya. Sementara Safitri dan Kirana berdiri di belakang, memusatkan konsentrasi mereka untuk m
Baca selengkapnya