"Wow, Dude! Aku tidak menyangka kalian akan seperti ini," ucap Gavin, menatap teman-temannya dengan ekspresi wajah tak percaya campur kecewa mendalam, "bisa-bisanya kalian diam-diam membuat acara tanpa kami. Ini namannya diskriminasi, tindakan jahat!""Kau dan Gabby sepertinya salah paham," ucap Darian, meraih gelas lalu minum secara santai. Setelah itu, dia kembali menatap ke arah Gavin, "ini acara pada perempuan. Kami juga tidak tahu dengan acara ini.""Ya, kami di sini saja karena mencari-cari pasangan kami yang mendadak menghilang. Ternyata mereka sedang membuat acara barbeque-an di sini," tambah Rezvan, "kemari dan bergabunglah."Gavin menghela napas dan berbuat bergabung. Akan tetapi tiba-tiba Gabby menggenggam tangannya secara erat, seolah tak membiarkannya bergabung ke sana. Wajah Gabby terlihat kecewa dan marah, matanya berkaca-kaca—terlihat ingin menangis. "Acara yang dibuat oleh para perempuan?""Ya." Rezvan, Arlond, Darian, dan Aiden menganggukkan kepala secara bersamaan.
Baca selengkapnya