Sinar matahari menembus masuk lewat sela-sela jendela tinggi, menyinari ruangan luas yang dipenuhi rak-rak buku menjulang. Aroma kayu tua dan lembaran kertas mengisi udara, terasa hangat, menenangkan, namun sekaligus asing.Perlahan, Maura membuka mata. Pandangannya masih kabur saat ia mengangkat tubuh dan duduk tegak. Kepalanya terasa ringan, seperti baru terbangun dari mimpi yang panjang. Namun, yang membuatnya terdiam bukan rasa kantuk... melainkan tempat ini.Perpustakaan.Tapi bukan perpustakaan yang sama seperti semalam, bukan sudut kecil tempat ia biasa membaca novel sendirian. Ruangan ini jauh lebih luas, klasik, dan mewah. Langit-langitnya tinggi, dindingnya berhiaskan ukiran elegan, dan tirai putih menjuntai anggun di sisi jendela besar.Jantung Maura mulai berdetak lebih cepat.Ia mengedarkan pandangan, mengamati setiap sudut ruangan dengan tatapan curiga. Kakinya melangkah perlahan, membawa tubuhnya mendekat ke arah sebuah cermin tinggi yang berdiri di sudut ruangan. Langk
Last Updated : 2026-04-16 Read more