Keesokan harinya, lorong istana Grouss dipenuhi cahaya lembut mentari pagi. Tirai tipis bergoyang pelan diterpa angin sejuk yang masuk melalui jendela besar. Belliza melangkah perlahan di lorong itu, gaun paginya yang berwarna ungu pucat berayun ringan mengikuti setiap gerakannya.Suasana pagi tampak sibuk. Para pelayan berlalu-lalang dengan langkah cepat, membawa dokumen, baki sarapan, dan berbagai perlengkapan. Di halaman depan, suara derap kuda dan roda kereta bergema, menandakan persiapan keberangkatan seorang bangsawan penting.Dari salah satu balkon lorong, Belliza dapat melihat Ayahnya tengah berdiri tegak di samping kereta hitam berornamen emas. Wajahnya serius, pembawaannya tetap berwibawa, sementara seorang pelayan membetulkan mantel panjang yang melekat di pundaknya.Beberapa pengawal pribadi sudah siap dengan kuda masing-masing, membentuk barisan rapi.Shenna yang berjalan di sisi Belliza berbicara pelan, "sepertinya Yang Mulia akan pergi jauh pagi ini,"Belliza mengangguk
Dernière mise à jour : 2026-04-24 Read More