Gerakan tangan Kaivan yang merapikan dokumen seketika melambat mendengarnya. Ia sama sekali tidak menyangka bahwa Zivanya akan menanyakannya. Setelah berdeham pelan Kaivan akhirnya mengatakan, “Kabarnya baik.”“Oh. Sampaikan salam aku buat dia. Semoga kalian bahagia selalu,” ucap Zivanya tulus.“Terima kasih.”Zivanya kemudian berdiri diikuti oleh Ariyan.Hendra juga bangkit dari dudukny dan tersenyum cerah, mengulurkan tangan pada Ariyan dan Zivanya bergantian. "Sekali lagi selamat ya, Pak Ariyan, Bu Zivanya. Semoga rumah baru ini membawa keberkahan dan kebahagiaan buat Bapak dan Ibu. Kalau butuh bantuan apa pun terkait fasilitas kawasan, jangan sungkan hubungi saya.""Terima kasih banyak, Pak Hendra. Pelayanan Anda dan tim sangat memuaskan," balas Ariyan sambil membalas jabat tangan tersebut.*Sepanjang jalan menuju rumah, Zivanya duduk termenung di samping Ariyan yang menyetir. Beberapa kali Ariyan menoleh ke sebelah dan ia masih menemukan Zivanya dalam keadaan melamun.“Ziva…”
Read more