"Nama anakku, Dante Ferdinand. Gabungan dari namaku dan Istriku, Freya."Baru saja menyebutkan nama indah itu, tubuh Diego mendadak limbung dan terhuyung ke depan. Nyaris tersungkur ke lantai jika saja Yenzing dan Yoss tidak sigap menahan kedua lengannya."Sebaiknya kita segera membawa Tuan ke rumah sakit," ujar Yenzing cemas sambil memapah tubuh Diego dibantu Yoss.Melihat kondisi fisik bosnya melemah drastis, Bernard ikut mendampingi dengan raut panik. Ia berbisik meminta istrinya untuk mengambil alih pengawasan pesta."Bubarkan saja acaranya lebih cepat, aku harus mendampingi Pak Diego ke rumah sakit," bisik Bernard pada sang Istri. "Kamu bawa pulang Jegar, ya. Hati-hati di jalan.""Iya, Sayang, kamu juga hati-hati."Suasana pesta yang tadinya penuh gelak tawa seketika berubah tegang dan mencekam.Di negara berbeda, jerit tangis Dante terdengar nyaring, memenuhi setiap sudut ruangan meski berbagai cara sudah dilakukan oleh Freya."Kita harus ke rumah sakit sekarang! Zhue,
Read more