"Nona, Anda harus tetap berhati-hati membuka kotak itu," ucap Bibi Ziang memperingatkan."Hmm, aku tahu Bi," senyum Freya, membayangkan kejutan indah dari Diego di dalam sana.Namun, belum sempat Freya menyentuh paket besar itu, tiba-tiba terlihat gerakan aneh dari dalam kotak."Ada yang bergerak! Apa isi paket itu?" panik pelayan."Menjauh, Nona!" teriak pengawal sigap sambil melangkah maju dan langsung menodongkan moncong senjata tepat ke arah kotak tersebut.Dengan gerakan refleks, Bibi Ziang dan pelayan lain menarik cepat lengan Freya, membawanya mundur menjauhi kotak misterius itu.Ceklek!Suara senjata api yang siap memuntahkan peluru."Jangan tembak! Tolong jangan tembak!"Semua orang di teras tercengang saat mendengar jeritan panik dari dalam kotak. Suara itu terasa sangat tidak asing di telinga Freya."Tolong jangan tembak! Ini aku ... Dani!" Pria itu perlahan berdiri dan memunculkan tubuhnya ke hadapan semua orang dari dalam kotak raksasa tersebut."Pak Dani?" Pengawal
Read more