Keheningan yang pekat langsung menyelimuti kamar begitu pintu kamar itu menutup. Di dalam ruangan pribadi sang Alpha yang luas, ketegangan dari rawa barat tadi seolah-olah ikut terbawa masuk, mengendap di antara kehangatan perapian yang menyala samar.Runala baru saja selesai mengganti pakaiannya. Kini, dia mengenakan gaun katun longgar berwarna abu-abu yang jauh lebih nyaman daripada pakaian berburu yang kotor oleh tanah rawa. Namun, kendati tubuhnya sudah bersih, pikirannya sama sekali tidak tenang. Gadis itu menatap telapak tangan dan lengan bawahnya sendiri di bawah temaram api.Kulit Runala kembali mulus, bersih, dan kering. Lumpur pekat yang tadi dibalurkan Solvatar dengan begitu tebal telah lenyap sepenuhnya, terserap masuk ke dalam pori-porinya seolah-olah kulitnya adalah tanah kering yang merindukan air. Dia meremas jemari, sebuah usaha untuk mengusir rasa cemas yang perlahan merambat naik ke dada. Di dekat tempat tidur besar, Solvatar sedang berdiri membelakanginya. Lelaki
آخر تحديث : 2026-05-21 اقرأ المزيد