...Bab 97“Gila, Keev! Bisa nggak sih, lo request sama siapa pun yang udah kirimin katering tiap hari biar ada jatah lebih juga buat aku,” ujar Tata menggebu-gebu, sepulang dari kantin.Keeva tergelak, kemudian memperhatikan sahabatnya yang duduk di lantai sambil bersandar meja. “Kenapa, emang?”“Biar aku nggak harus berlarian dan antri sepanjang warga antri bansos lagi. Kamu tahu, kan sekarang Nexus lagi banyak anak magang. Nah, mereka semua bikin kantin super penuh,” celoteh Tata, mendramatisir.Keeva mendecih. “Ck! Semudah itu kamu kalah antrian sama anak magang?” cibirnya“Hei. No! masalahnya kaki aku cenat cenut banget, nih! Butuh belaian pria mapan yang uangnya miliaran biar aku bisa rebahan aja di rumah.”“Minta belai tuh, sama yang barusan nitipin sekotak sushi,” goda Keeva.Hari ini Keeva mendapat makan siang sushi dan Bastian kali ini juga tidak hanya membawa satu pack. Dia mengemas terpisah lagi satu pack yang diberi kartu kecil dengan tulisan : ‘Boleh kerja, tapi nggak
Read more