Dan kali ini usahanya tidak sia‑sia. Bunyi kunci diputar terdengar jelas, pintu pun terbuka perlahan—menampakkan sosok Mama Aulia yang berdiri di ambang pintu menatapnya."Mana si Mawar?" tanya Robert langsung tanpa basa‑basi, matanya menelisik tajam ke segala sudut ruangan di belakang wanita itu, berusaha mencari sosok istrinya."Udah tidur si Mawarnya, Rob.""Ih, kok tidur?" Robert berdecak kesal, bibirnya mengerucut tak terima. "Coba bangunkan, aku mau bicara sama dia soalnya.""Besok saja, Rob. Mama nggak tega banguninnya, dia kelihatan kecapean.""Tapi aku mau bicara sama dianya sekarang." Robert tampak tidak sabar, tubuhnya sedikit maju ke depan seolah hendak memaksa masuk begitu saja ke dalam kamar."Kenapa, Rob?"Tiba‑tiba suara berat Daddy Joe terdengar dari kamar sebelah. Pria itu berjalan mendekat ke arah Robert, tampak bingung melihat wajah anaknya yang merah padam, urat‑urat di pelipisnya pun menonjol jelas menahan emosi."Ini Robert mau bicara sama Mawar katanya, tapi Ma
Leer más