Pukul lima sore, jam kerja akhirnya selesai. Aku baru saja merapikan beberapa berkas, tapi seketika seorang karyawan menghampiriku."Mas Vino, Bu Mala sudah menunggu di mobilnya."Aku langsung menoleh."Bu Mala?""Iya. Katanya Mas Vino diminta langsung menemui beliau."Aku terdiam sejenak. Entah kenapa, perasaanku mendadak tidak tenang.Aku teringat ucapan Bu Mala tadi pagi yang memintaku menginap lagi di rumahnya. Sebenarnya aku masih ragu, tetapi aku juga tidak tahu bagaimana cara menolaknya."Baik, terima kasih," jawabku singkat.Setelah karyawan itu pergi, aku menghela napas panjang.Apa aku harus benar-benar menginap di sana lagi?Aku tidak ingin berpikiran buruk tentang Bu Mala. Selama ini beliau sudah banyak membantuku, bahkan bersedia menanggung biaya operasi kakekku. Namun, permintaannya kali ini membuatku bertanya-tanya.Aku takut penolakanku justru menimbulkan masalah di tempat kerja. Bagaimanapun, Bu Mala adalah direktur perusahaan. Aku tidak ingin hubunganku dengannya men
Read more