Tawa kecil yang sebelumnya memenuhi ruang residen perlahan mereda. Kevin dan Nita kembali melanjutkan laporan pasien yang sempat tertunda, sesekali bertukar pendapat dengan suara pelan.Di ruang dokter spesialis, Raka telah kembali duduk di depan laptopnya. Beberapa jurnal medis terbuka di layar, sementara jemarinya sibuk menggulir halaman demi halaman untuk mencari penelitian terbaru mengenai Fibrosing Mediastinitis.Namun, di tengah kesibukannya, pandangannya tanpa sadar beralih ke meja kerja di seberangnya. Kursi milik Calista yang masih kosong."Semoga dia tidak melupakan kata-kataku." Senyum tipis muncul di wajahnya sebelum ia kembali memusatkan perhatian pada layar laptop.Di sisi lain rumah sakit, langkah kaki Calista terdengar di koridor menuju ruang direktur utama. Wanita itu langsung membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu, membuat Dirga yang sedang fokus membaca laporan hampir menjatuhkan bolpoin di tangannya."Dirga, carikan aku informasi tentang anak yang ada di foto
Baca selengkapnya