[Pak Teguh, apakah ada di ruangan? Ada yang perlu saya laporkan.]Pesan itu langsung berstatus terbaca tak lama setelah dikirim. Hanya saja, Teguh tidak segera membalasnya.Citra menunggu dalam diam, mencoba memaklumi jika mungkin Teguh sedang sibuk. Ia beralih memeriksa ponselnya. Tidak ada notifikasi baru selain pesan dari Yudha yang, seperti biasa, melaporkan kegiatan Alex siang ini di Bali.Biasanya, Citra akan langsung cerewet dan mengajukan banyak pertanyaan. Namun kali ini, jemarinya terasa kelu.Citra hanya meletakkan ponselnya kembali di atas meja, lalu menatap kosong ke arah layar laptop, memeriksa ulang laporan keuangan yang sebenarnya sudah ia teliti berkali-kali sejak pagi.Suara nada pesan masuk seketika membuatnya melirik layar benda pipih itu.Balasan dari Teguh akhirnya tiba: [Baik, silakan.]Citra pun bangkit dari kursinya dan melangkah pelan menuju ruangan Teguh. Di sana, pria paruh baya itu rupanya memang sudah menunggunya.“Silakan duduk, Citra,” ujarnya datar.Ta
Read more