Suasana di dalam ruang rapat utama yang tadinya diwarnai bisik-bisik mengenai silsilah keluarga, mendadak berubah menjadi hening tatpakala lampu ruangan diredupkan. Layar proyektor raksasa di ujung meja oval menyala, menampilkan agenda pemeriksaan laporan keuangan kuartal pertengahan tahun.Pak Hendra—bendahara keuangan senior yang dikenal paling teliti dan tak kenal kompromi—berdiri tegap di depan mimbar. Pria paruh baya berkacamata itu membenarkan letak dasinya, menghela napas panjang seraya menyapu pandangan ke arah Martin, Leon, dan Dion. Ada guratan ketegangan yang teramat sangat di wajahnya."Sebelum kita membahas proyek ekspansi utama," suara Pak Hendra memecah keheningan, terdengar bergetar namun tegas. "Izin Pak Martin, Pak Leon, dan seluruh jajaran komisaris... ada temuan audit internal yang wajib saya paparkan pagi ini terkait penyelewengan dana alokasi khusus perusahaan."TAK.Pak Hendra menekan remote proyektor. Seketika, lembar analisis arus kas keluar (cash flow) terpam
Read more