Usai kekacauan di pelataran ballroom berangsur mereda, Martha dan David Dominic melangkah naik ke panggung pelaminan. Aura keanggunan dan wibawa dari kedua orang tua Xavier seketika menyelimuti area panggung, membuat Liora mendadak berdiri tegap dengan sedikit gugup.Martha tersenyum hangat, mengikis jarak lalu memegang lembut kedua bahu Liora."Halo sayang, ternyata kamu lebih terlihat cantik dari pada fotonya." Marta tersenyum memuji Liora."Tidak mami, ini hanya makeup nya saja." LIora Tersenyum canggung memandang mami mertuanya."Liora sayang, mulai hari ini kamu resmi menjadi menantu keluarga Dominic dan istri dari Xavier," ujar Martha dengan nada mengayomi yang begitu sejuk. "Sebagai istri dari pria dingin seperti dia, kamu harus sabar ya, Sayang. Kalau dia mulai keras kepala atau membuatmu kesal, jangan ragu untuk mengadu pada Mami. Mami yang akan menjewer telinganya untukmu."Liora tersenyum manis, mengangguk pelan seraya merasakan kehangatan yang luar biasa di dadanya. Namun
Read more