Perkataan Rafael membuat Citra terdiam. Untuk pertama kalinya sejak mereka meninggalkan Universitas Garuda Nasional, tidak ada lagi kata-kata yang keluar dari mulutnya.Rafael pun memilih diam. Ia hanya menyalakan mesin mobil dan membawa mobilnya meninggalkan area kampus.Sepanjang perjalanan, suasana di dalam mobil terasa berat. Tidak ada musik. Tidak ada percakapan. Hanya suara mesin dan kendaraan dari luar yang sesekali terdengar.Rafael masih memikirkan kejadian di kafetaria. Ia tahu Citra cemburu. Tetapi apa yang dilakukan perempuan itu sudah jauh melewati batas.Anindya tidak melakukan apa-apa. Bahkan ketika Rafael datang menemuinya, Anindya justru menyuruhnya memperbaiki hubungan dengan Citra.Namun Citra datang, menarik rambut Anindya, menamparnya, lalu mempermalukannya di depan banyak orang.Dan yang paling membuat Rafael lelah adalah kenyataan bahwa setiap kali ia mencoba menjelaskan, Citra selalu menemukan alasan baru untuk menyalahkannya.Beberapa puluh menit kemudian, mob
Read more