Sejak percakapan terakhir dengan Rafael, Anindya berusaha menjalani hari-harinya seperti biasa. Kuliah, mengerjakan tugas akhir, bertemu Arkana, lalu pulang. Tidak ada yang berubah.Setidaknya, itulah yang ingin Anindya yakini. Namun beberapa hari terakhir, ponselnya mulai lebih sering berbunyi. Sore itu, ketika baru selesai membaca beberapa halaman materi kuliah, sebuah pesan masuk. Rafael.Rafael: 'Kamu sudah selesai kuliah?'Anindya menatap layar beberapa detik. Mereka memang sudah sepakat untuk tetap berteman. Tetapi Anindya tidak ingin kesepakatan itu disalahartikan. Ia membalas seperlunya.Anindya: 'Sudah.'Tak lama kemudian, Rafael kembali mengirim pesan.Rafael: 'Capek?'Anindya: 'Lumayan.'Rafael: 'Sudah makan?'Anindya terdiam sebentar. Pertanyaan itu terasa familiar. Dulu, Rafael memang sering bertanya seperti itu. Ketika mereka masih sekolah. Ketika mereka masih dekat. Ketika Anindya masih menyukainya. Namun semua itu sudah selesai.Anindya: 'Sudah.'Beberapa detik kemudia
อ่านเพิ่มเติม