Pintu ruang penanganan akhirnya terbuka. Anindya yang sejak tadi duduk dengan gelisah langsung berdiri. Begitu melihat seorang dokter keluar sambil membawa berkas pemeriksaan, ia segera menghampirinya.“Dokter, bagaimana keadaan Arkana?” tanya Anindya gugup. Dokter itu menatapnya sejenak sebelum menjawab, “Apakah Anda keluarga pasien?”“Saya kekasihnya, Dokter. Sekaligus yang membawa pasien ke sini.” Anindya menelan ludah. “Bagaimana keadaannya? Apa ada sesuatu yang serius?”“Kami sudah melakukan beberapa pemeriksaan awal. Sejauh ini, belum ditemukan kelainan yang jelas dari pemeriksaan yang telah dilakukan.”Anindya terdiam sesaat. “Jadi, dia baik-baik saja, Dokter?”“Untuk saat ini, kami belum menemukan tanda kelainan dari pemeriksaan awal tersebut. Namun, pasien masih belum sadar, sehingga kami tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa semuanya baik-baik saja.”Harapan yang baru saja muncul di hati Anindya bercampur kembali dengan kecemasan. “Lalu, kenapa dia belum bangun?”“Itulah y
อ่านเพิ่มเติม