Lucas menggandeng tangan Kanaya dan membawanya masuk ke dalam ruangan pesta. Andrean yang sedang bicara dengan anaknya, seketika teralihkan saat melihat Lucas dan Kanaya masuk. "Aku senang sekali kamu datang ke acaraku ini, Lucas." Nyonya Andrean memeluk Lucas. "Aku tidak mungkin melewatkan acara hari ini." Lucas terlihat datar. Sekarang pandangan Andrean tertuju pada Kanaya. "Halo, Kanaya, kamu tetlihat sangat cantik malam ini. Aku tadi hampir tidak mengenalimu." Andrean pun memeluk Kanaya. Kanaya yang masih canggung membalas pelukan. "Terima kasih, Nyonya Andrean. Anda juga terlihat sangat cantik.""Oh, ya, perkenalkan, ini putraku Jason, dia seumuran denganmu, Kanaya."Pria yang memiliki postur hampir sepadan dengan Lucas itu pun mengajak Kanaya berjabat tangan. "Jason," ucapnya dengan tatapan memandang Kanaya. "Kanaya." Kanaya dengan cepat menarik tangannya. "Nama yang indah, seindah orangnya. Lucas benar-benar pria beruntung bisa memilikimu, Kanaya," puji Jason. "Terima
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-08 Mehr lesen