"Aku di mana?"Di tengah sedikit kesadarannya, Kanaya melihat dia sedang di dorong dua orang berbaju serba putih masuk ke ruangan pemeriksaan. "Istirahatlah, besok keadaanmu akan lebih baik," ucapan pelan serta sentuhan lembut membuat kedua mata Kanaya kembali tertutup. "Bagaimana keadaanya, Rose?""Dia baik-baik saja, aku akan mengambil sample darahnya untuk diperiksa, dan besok hasilnya akan bisa kita ketahui. Biarkan dia beristirahat dulu. Kamu pulanglah, biar aku yang menjaganya di sini, kebetulan malam ini aku shif malam.""Aku mau tetap di sini sampai dia sadar, tadi saat dia mengigau memanggil nama Lucas, aku ingin tahu, Lucas siapa yang dia maksud.""Ya sudah kalau begitu, kamu tunggu saja dia di sini, kalau ada apa-apa tinggal tekan saja belnya. Aku mau kembali ke ruanganku."Orang yang menolong Kanaya, memperhatikan lebih jelas wajah Kanaya yang tengah tertidur karena dia memang tadi diberi obat penenang dengan dosis rendah agar bisa beristirahat. Tepat jam tiga dini hari
Terakhir Diperbarui : 2026-08-01 Baca selengkapnya