Suasana di lobi House Of Danner seketika membeku. Tatapan mata Lucas pun masih terlihat dingin. Raymond, yang tidak menyadari ada sesuatj di antara keduanya, tetap tersenyum ramah, tangannya masih terulur menunggu sambutan dari sang CEO baru.Lucas tidak membalas jabatan tangan Raymond. Alih-alih, matanya turun ke bawah, tertuju pada jemari Lana yang saling bertautan erat di depan tubuhnya. Lucas sekali lagi melihat pada cincin di jari manis Kanaya. "Lana?" Lucas mengulang nama itu dengan nada rendah, tapi terdengar dia merasa aneh. "Nama yang cantik. Singkat, padat dan terasa sangat asing."Lana merasakan lututnya lemas. Suara itu, suara yang dulu membisikkan kata cinta, namun sekarang suara itu terdengar begitu menyakitkan bagi Kanaya, dan entah kenapa, Kanaya langsung merasakan ketakutan bukan takut berhadapan dengan Lucas, tapi takut jika pria di depannya ini mengetahui tentang Hyden dan Hailey. "Ah, maaf Tuan Dinov," Raymond menyela, berusaha mencairkan suasana yang mendad
Last Updated : 2026-09-06 Read more