Lucas terdiam saat Kanaya sedang menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Di ruang makan itu, hanya Kanaya yang terlihat sangat bersemangat, sedangkan Lucas, hanya diam memasang wajah dinginnya. "Sekarang, tiup lilinnya, Sayang." Kanaya menyodorkan kue ulang tahun tepat di depan Lucas. Lucas bukannya meniup, malah mematikan lilin dengan jari-jarinya. "Sayang, apa tidak panas jari tanganmu." Kanaya yang panik, memeriksa jemari tangan Lucas. "Itu lilin kecil, Kanaya. Sekarang, apa sudah selesai acara ulang tahunnya?"Bibir Kanaya seketika manyun mendengar ucapan suaminya yang seolah tidak suka dengan kejutan yang dia siapkan. "Apa kamu tidak bisa terlihat senang dengan kejutan yang aku siapkan, Sayang? Ini, kan, hari ulang tahumu dan pertama kali kita merayakannya berdua.""Aku membenci hari ulang tahunku, Kanaya." Wajah Lucas tampak dingin. "Kenapa? Bukannya setiap orang sangat menyukai saat hari ulang tahunnya dirayakan?""Bukan buatku, Kanaya. Setiap hari ulang tahunku tiba, aku
Terakhir Diperbarui : 2026-07-23 Baca selengkapnya