"Hallo Mas" Jawab Aldan"Kalian dimana? Sama istri Mas juga mana? " Tanya Alfan panik. "Kan kita antar mbak Karina pulang Mas""Kan Mas juga pulang, kenapa kalian tinggal" Ucap Alfan kesal. "Kesal? Tentu saja karena pasalnya saat Alfan masih berbincang dengan ayahnya, Aldan sudah menjalankan mobilnya. " Mbak Karina yang minta kok, katanya Mas Alfan masih mau disana sama mbak Alya"ledek Aldan. "Gak ada yah, istri Mas kan mbak Karina titi gak pake koma""Yaudah sih orang sebentar lagi juga sampe, ini lagi jalan terus. ""JEMPUT DAN, KAMU BUAT MAS MARAH" Suratan Alfan sudah naik satu oktaf lebih tinggi diseberang sana. "Mas, kok Mas marah sama Aldan? Kan mbak yang minta""Kamu tau Mas sama mbak lagi gak bak tadi, kenpa sih kalian itu"TutttTelpon di putus sepihak oleh Alfan, Aldan sudah kalang kabut mendengar Mas nya marah tadi. Karina tersenyum "tenang aja, gak usah khawatir sama Mas nanti biar mbak yang bicara""Mbak ikut pulang kan? " Tanya Sintia. "Iya ikut, tapi tolong ini
Read more