"Sayang, maaf sayang maaf" Alfan genggam kedua tangan Karina bahkan ia elus perut Karina terus. "Dzikir sayang" Suruh Alfan. Asisten dokter nisa datang mendekati Alfan "pak, saya bawa ibu Karina ke ruangan dulu ya"Setelah mendapatkan izin dari Alfan, suster tersebut langsung mendorong Karina ke ruang persalinan. "Pak ganti baju duku ua, baju steril" Suruh suster tersebut. Menuju pembukaan yang cukup lama Alfan di luar ruangan terus berjalan kesana kemari,orang tua Alfan dan orang tua Karina masih diluar mengambil beberapa keperluan untuk Karina. Beberapa jam menunggu Alfan batu diberi baju APD karena saat ini Karina sudah pembukaan sembilan dan akan segera bersalin. Setelah mengganti bajunya baru Alfan masuk ruangan. Air mata kembali menetes ketika melihat keadaan Karina yang tidak pernah ia lihat sebelumnya, sedikit berantakan namun senyum tipis Masih ia berikan untuk Alfan ketika Alfan masuk ruangan. Ia dekati Karina, ia cium kening Karina lalu keningnya ia tempelkan di keni
อ่านเพิ่มเติม