"Aku tidak suka mengulang ucapanku, David," gumam Dante sambil membenarkan letak jam tangan Rolex di pergelangan tangannya.Di bawah pendar lampu kristal yang redup, pria itu berdiri dengan ketenangan yang mengerikan. Suaranya tetap rendah, hampir seperti bisikan—jenis suara yang sanggup membuat nyali siapapun menciut di hadapannya. "Dimana data cadangan sialan itu? Bicaralah, selagi aku masih baik kepadamu.”"A—aku tidak–”BUGH!Dante melapangkan tinjunya tepat di wajah David, yang membuat pria itu terhuyung ke belakang.“Sudah kubilang, bukan? Aku tidak menyukai pengkhianat di dunia bisnisku. Katakanlah, sebelum peluru ini menembus ke kepalamu.”"A—aku tidak tahu, Tuan Maverick! Aku bersumpah, mereka mengambilnya dari mejaku!" David ambruk ke karpet beludru, nafasnya tersengal-sengal.BUGH!Dante kembali melapangkan tinjunya, kali ini tepat di ulu hati David, yang membuat pria itu hampir kehilangan kesadarannya.Beberapa meter di ujung lorong, seorang fotografer menelan ludah denga
Last Updated : 2026-05-03 Read more