Adrian dan Meysa berjalan menuju ruang keluarga dengan langkah pelan. Begitu menapakkan kaki di sana, mereka langsung disambut oleh tatapan sinis dari Nora dan Sarah yang duduk bersebelahan. Suasana terasa begitu intimidatif, namun Adrian tetap menggenggam tangan Meysa dengan tenang, mengajaknya duduk di sofa yang berhadapan langsung dengan Nora, Bagas, dan Sarah. Sementara itu, Oma Rosa duduk dengan anggun di sofa single, mengawasi seluruh anggota keluarganya."Karena semua sudah berkumpul, izinkan Oma mulai pembicaraan malam ini."Oma Rosa kemudian menatap Meysa dengan lembut. "Meysa,"Meysa mengangkat pandangannya. "I-Iya, Oma," jawab Meysa gugup."Perkenalkan, ini Sarah..dia Mama dari Adrian dan Nora. Namun sayang sekali Sarah hanya pulang sendiri, Papa mereka tidak ikut."Meysa menatap sang mama mertua yang menatapnya dengan tatapan datar, dia mengangguk kecil dengan senyum tipis di wajahnya.Tidak berhenti di situ, Oma Rosa kemudian mengalihkan pandangannya, menatap Sarah dengan
続きを読む