"Kamu sudah lama tidak menanyakan kabarku, Satrio? Tapi begitu ada masalah di kantor, baru mau meluangkan waktu untuk bertemu," cetus Debby langsung, sesaat setelah Satrio duduk di kursi kayu yang nyaman.Suasana di dalam area privat Cafe Western Food sore itu terasa cukup tenang, kontras dengan gemuruh yang sedang bergejolak di dalam dada kedua orang itu. Satrio sengaja melonggarkan sedikit dasinya, mencoba menampilkan senyuman ramah yang paling bersahabat untuk menyambut adik tiri Pak Aizar itu."Maafkan saya, Non Debby. Akhir-akhir ini operasional di kantor pusat sedang sangat padat sejak Pak Aizar pergi cuti berbulan madu," jawab Satrio dengan nada suara yang lembut, berusaha mencairkan ketegangan yang sejak awal sudah terasa menggantung di udara. "Bagaimana kuliah Nona? Semua berjalan lancar, bukan?" tambanya.Namun, sambutan yang diterima Satrio kali ini sama sekali tidak seperti biasanya. Debby memang menyunggingkan senyuman tipis dari bibirnya yang dipulas lipstik merah muda,
Leer más