Malam itu, Raya yang seharusnya langsung pulang ke rumah justru pergi ke kediaman Kevin. Suasana malam yang tenang mengiringi langkahnya, membawa kehangatan tersendiri setelah hari-hari yang melelahkan. Kini, keduanya duduk berdampingan di ruang tamu, ditemani oleh dua gelas jus jeruk segar buatan Kevin sendiri yang tersaji di atas meja."Maaf, udah dua hari ini aku sibuk banget sampai nggak bisa telepon kamu sering-sering," ucap Kevin tulus, manik matanya menatap Raya dengan penuh atensi, menyiratkan rasa bersalah karena kesibukan pekerjaan yang menyita waktunya.Raya menggeleng pelan, senyum manis terbit di bibirnya. "Nggak apa-apa, kok. Aku tahu kamu sibuk, itu semua kan juga demi masa depan kita. Lagian aku juga sibuk banget di salon, karena Alya juga masih repot ngurusin anak-anaknya dan pindahan rumah.""Untung saja hari ini aku bisa ngosongin jadwal, jadi aku bisa sedikit bantu Mbak Alya pindahan tadi. Dan yang paling penting, aku bisa menghabiskan waktuku seharian sama kamu,"
Read more