Setelah menghabiskan waktu makan siang dan berbincang serius di restoran mewah, Raya dan Alya kembali melangkah masuk ke area salon. Namun, begitu mendekati pintu masuk, langkah keduanya langsung terhenti. Di sana, Emran sudah berdiri menunggu. Pria itu tentu saja tidak datang sendirian, ia membawa serta Nana dan Rio.Melihat kehadiran buah hatinya, mata Alya seketika berbinar hangat. Ia langsung berjongkok, merentangkan tangan, dan memeluk kedua anaknya secara bergantian dengan penuh kerinduan. Setelahnya, Alya berdiri tegak dan menatap Emran dengan ekspresi datar tanpa senyum."Kamu nggak kerja, Mas?" tanya Alya dengan nada sinis.Sebelum Emran sempat menjawab, Raya yang berdiri di sebelah Alya ikut menyahut setelah menyapa kedua anak sahabatnya. "Benar, ini kan masih jam kerja."Emran tersenyum tipis, sama sekali tidak merasa terganggu. "Kerja? Ini juga bagian dari pekerjaanku. Pekerjaan utamaku sekarang adalah membuat kamu kembali menjadi istriku. Mulai hari ini, kita akan semakin
続きを読む