Alya melempar tasnya serampangan. Lalu membanting tubuhnya di atas kasur. Ia sudah pulang ke apartemen kecil yang ia sewa selama ini. Malam itu hujan deras, tapi rupanya bukan hanya hujan yang deras, air matanya pun jatuh amat deras. Ya, wanita itu menangis setelah hari panjang dan berat yang ia lalui.Ancaman Raka terus terngiang di benaknya. Ia takut, sangat amat takut. Bagaimana jika Raka melakukan hal yang akan merugikannya? Bagaimana jika dia diusir Raya dan tak bisa lagi bekerja di salon? Harus cari kerja ke mana lagi? Di usianya yang sudah 33 tahun itu, pasti tidak mudah.Belum lagi, angan-angannya yang ingin hidup bersama kedua anaknya, bisa lenyap begitu saja jika ia harus kehilangan pekerjaannya sekarang.Namun, membayangkan melakukan hubungan terlarang dengan Raka lagi, membuatnya ketakutan. Mana bisa ia melakukannya dalam kondisi sadar? Jika tanpa pengaruh obat, dia tidak akan bisa melakukan hubungan terlarang itu.Tangisannya semakin dalam, wanita itu sungguh kalut dalam
Last Updated : 2026-05-04 Read more