*Brakkkk!*Cyborg elite dengan empat lengan pisau itu menghentakkan kakinya ke lantai beton basemen, menciptakan retakan menjalar cepat menuju mobil dinas mewah Aura. Arkan tidak membuang waktu, jemarinya langsung memindahkan persneling ke posisi mundur, lalu menginjak pedal gas dalam-dalam sembari memutar setir dengan satu tangan secara brutal.Mobil dinas anti peluru itu melesat mundur dengan kecepatan tinggi, melakukan *j-turn* ekstrem yang membuat ban berdecit nyaring memenuhi area basemen yang luas."Waduh! Arkan! Lah, Om! Jangan *drifting* mendadak begini dong! Sialan, getuk lindri di tas bekal gue jadi tumpah semua ke karpet mobil!" pekik Aura histeris sembari berpegangan erat pada *handle* pintu mobil, wajah gemesnya pucat pasi campur kesal."Tahan napas lo, Nona. Ini demi keselamatan aset berharga Dinasti Naga Emas, termasuk getuk lindri lo itu," sahut Arkan lempeng, matanya fokus menatap spion memantau pergerakan monster mekanis di belakang mereka.*Sp
Baca selengkapnya