Sepuluh sinyal eksoskeleton merah di layar gawai taktis Arkan mendadak berkedip cepat, lalu perlahan menjauh dan menghilang ke balik perbukitan gelap. Bayu yang sejak tadi menahan napas langsung mengusap dahi tipisnya."Waduh, Kapten! Sepertinya gerombolan siber Black Lotus itu memilih mundur begitu tahu mata-mata inti mereka sudah lo bikin jebol," lapor Bayu dengan helaan napas lega.Tetua Han yang melihat situasi taktis tersebut langsung menangis sesenggukan di depan Aura."Nona Aura, saya beneran minta maaf yang sebesar-besarnya! Tolong jangan batalkan niat baik dinasti kalian untuk menolong kami," ratap Tetua Han sambil menyodorkan draf pakta pertahanan bersama dengan tangan gemetar.Aura tersenyum sangat manis, memberikan anggukan elegan yang penuh dengan wibawa kemenangan diplomatik."Lah, makanya jangan gampang terhasut omongan orang luar, Tetua. Sini, biar saya tanda tangani sekarang," ujar Aura sambil menggoreskan tanda tangan digitalnya di atas layar ho
Ler mais