*Zlasht!* Cahaya kembang api taktis berwarna emas murni meledak di langit malam Pulau Naga Tidur, menandai berakhirnya upacara sumpah setia aliansi dunia bawah tanah kepada Dinasti Naga Emas. Suasana istana baru yang megah, yang kini berdiri kokoh di atas altar kuno, bener-bener tenang dan damai, jauh dari bising ledakan rudal atau dengungan mesin cyborg. Arkan berdiri di balkon kamar utamanya, melepaskan jubah panglima modern-kunonya yang berat, hanya menyisakan kemeja hitam tipis yang melekat di tubuh kekarnya. 'Hadeuhhh... Sumpah, jubah itu beratnya gak ngotak, Om! Sirkuit batin gue rasanya mau korsleting total nahan beban Qi naga dan gengsi Maharani Aura sekaligus sepanjang hari!' batin Arkan menggerutu kocak di dalam hatinya yang terdalam. Dia memandang ke arah laut mati yang dulu kelam dan penuh radiasi sihir hitam Black Lotus Pusat. Sekarang, lautan itu udah bersih, bersinar kena pantulan cahaya kristal murni dari menara transmisi Dinasti mereka
Read more