Ketua Dewan berjalan masuk dengan langkah yang angkuh dan ritme yang sangat tenang, seolah-olah ia sedang berjalan di aula istana, bukan di sebuah ruangan yang berlumuran darah. Di belakangnya, empat sosok lain melangkah masuk secara beriringan, menampilkan kehadiran yang begitu dominan hingga membuat udara di ruangan itu terasa sesak. Mereka tidak terlihat tua secara fisik, namun aura yang mereka pancarkan jauh lebih berat dan tua daripada siapapun yang pernah ditemui Elena seumur hidupnya.Adrian Voss, yang selama ini menjadi sosok paling ditakuti dan berkuasa di seluruh Arvendale, mendadak berubah sikap di depan mereka. Ia menundukkan kepalanya dalam-dalam, menghindari kontak mata sama sekali, dan tubuhnya terlihat sedikit gemetar karena tekanan mental yang luar biasa. Elena menatap mereka dengan perasaan ngeri, menyadari bahwa orang-orang ini bukan sekadar pemimpin organisasi, melainkan entitas yang jauh lebih tinggi dan berbahaya daripada Adrian."Jadi, inilah wadah bagi Sang Raja
اقرأ المزيد