"Itu dia! Cari semua identitas dokter itu sekarang juga!" perintah Arka Dirgantara tegas sambil meletakkan ponselnya di atas meja, sorot matanya berubah tajam dan rahangnya mengeras.Asisten kepercayaan Arka langsung mengangguk. Beberapa anggota tim investigasi perusahaan segera bergerak menuju ruang rapat. Tidak ada yang berani menunda perintah itu. Mereka tahu Arka sedang memburu orang yang menjadi kunci seluruh penderitaan keluarganya."Aku mau semua data keluar hari ini," ujar Arka dingin sambil berdiri di depan layar besar, kedua tangannya bertumpu di meja rapat. "Riwayat kerja, alamat, keluarga, rekening, semuanya.""Baik, Pak Arka," jawab ketua tim cepat sambil membuka laptop, jemarinya langsung menari di atas papan ketik.Ruangan dipenuhi suara ketikan. Beberapa layar menampilkan data rumah sakit lama, arsip yayasan kesehatan, hingga dokumen kependudukan. Semua anggota tim bekerja tanpa berhenti."Pak... ada yang aneh," ucap salah satu penyelidik pelan sambil mengangkat tangan
続きを読む