Keesokan harinya....Pada akhirnya, hari ini benar-benar datang, hari di mana Salma harus berakting menggantikan Nova. Jika saja lawan mainnya bukan Anjar, mungkin Salma tidak akan se-gugup ini. Namun, sebisa mungkin Salma akan bersikap selayaknya tidak terjadi apa-apa. Ia harus ingat, di mata Anjar ... dirinya adalah Nova.Salma yang baru selesai bersiap-siap untuk berangkat, keluar dari kamarnya dan mendapati Rivan sudah berpenampilan rapi. Bukan penampilan formal, melainkan kasual. Hal yang tak terduga bagi Salma adalah ... Rivan menawarkan diri untuk mengantarnya ke lokasi syuting.“Tiba-tiba?” tanya Salma heran.“Ya. Bukankah setelah menikah, satu kali pun aku belum pernah antar kamu bekerja?”“Iya, sih. Memangnya Mas Rivan nggak sibuk?”“Sibuk, tapi mulai besok. Jangan lupa, aku harusnya baru pulang hari ini.”Benar juga.Rivan kembali berbicara, “Meskipun pulang lebih cepat, tapi aku belum meminta sekretarisku mengatur ulang jadwal. Jadi aku senggang seharian ini, sampai nanti m
続きを読む