Salma terkejut dengan sikap Anjar yang sungguh di luar ekspektasinya. Sungguh, ia masih tak habis pikir, bagaimana bisa Anjar mengatakan akan menggagalkan pernikahan dengan se-enteng itu? Siapa yang menduga pria yang menjadi pacar pertama Salma, bahkan cinta pertamanya ... punya sisi meresahkan seperti ini.Namun, yang pasti Salma berusaha tetap tenang. Ia harus ingat kalau dirinya adalah Nova sekarang. Untuk itu, ia tidak boleh terprovokasi hanya karena mendengar kalimat semacam itu.“Sebentar. Aku nggak salah dengar, kan?” tanya Salma. “Kamu mau menggagalkan pernikahan kakakku?”“Ya, rencananya begitu.”Salma mengangguk-angguk. “Kalau begitu, semoga berhasil.”Salma tak mau repot-repot mendebatnya. Toh Anjar mustahil berhasil karena pernikahan Salma hanyalah alasan agar Anjar berhenti mencari tahu tentangnya. Namun, jika ternyata Anjar berambisi seperti itu, seharusnya tak akan berpengaruh sedikit pun karena sampai kapan pun Anjar mustahil bisa menemukan keberadaan Salma.Ah, Salma t
続きを読む