“Suran!!!!” Ailin langsung bangkit, meminta untuk Linira tidak berteriak lagi. “Linira, pelan kan suaramu!” kesal Ailin, “masih bagus kita bisa tetap tinggal di sini, kau tidak mau hidup sengsara di luar kediaman ini, kan?” Linira mengepalkan tangannya, merasa kalau ibunya itu sangat tidak memahami bagaimana perasaannya. Padahal, dia sudah mengorbankan banyak hal untuk mencapai tujuannya, tapi sekarang semua pengorbanan itu seolah tak memiliki arti apapun, hancur begitu saja. “Suran tidak tahu kalau kau memang melakukan perselingkuhan dengan Luderin. Dia membawa berkas pemeriksaan ke hakim istana karena ingin kau mendapatkan keadilan, mengira kau dijahati orang di luar sana sampai jadi seperti ini,” ucap Ailin, tegas. Linira tentu saja masih tidak bisa menerima alasan itu. Bagaimanapun, rencananya benar-benar sudah gagal. Namun, begitu kembali memikirkan hal itu tiba-tiba sajadahnya mengernyit. “Bu, apakah terkuaknya semua ini di hadapan banyak orang?” Ailin tentu
آخر تحديث : 2026-07-25 اقرأ المزيد