Nathan tidak membuang waktu. Setelah sambungan telepon dengan Salsa terputus, ia langsung menelpon orang kepercayaannya. Begitu sambungan terhubung, suaranya terdengar dingin dan datar. Dia menyuruh anak buahnya bergerak secepat mungkin untuk mendatangi ibu tiri dan kakak tiri Salsa. “Kalau bisa cari celah untuk mengancam balik!” Perintah Nathan lagi. “Baik, Bos. Segera kami laksanakan,” jawabnya. Sambungan telepon pun terputus. ** Tepat pukul tujuh pagi, Zara dan ibunya terkejut bukan main saat menerima tamu di kontrakannya pria bertubuh tinggi besar memakai jaket kulit hitam. Pria itu tidak datang sendirian, tapi dengan empat temannya yang lain membuat jantung mereka berdegup kencang. "Siapa kalian? Mau apa pagi-pagi ke sini?" tanya ibunya Zara galak, mencoba menutupi rasa gugupnya saat mendapati lima pria berbadan tinggi besar berdiri di depan pintu. Tanpa menunggu diizinkan untuk masuk ke dalam rumah, pria yang berdiri paling depan langsung melangkah masuk, menyapu ruangan
Leer más