Home / Romansa / Istri Dadakan CEO Lumpuh / Menerima Tantangan

Share

Menerima Tantangan

Author: iindwi_z
last update publish date: 2026-05-13 19:51:40
Pov Samuel.

“Tuan, perusahaan Pedro Perez tidak bisa melunasi utangnya tepat waktu.”

Mendengar laporan orang kepercayaanku, aku hanya diam dengan tatapan mata yang setajam elang. Meskipun aku jarang menampakkan diri di perusahaan sejak kecelakaan tragis tiga tahun lalu, semua orang masih segan dan menakutiku. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa aku telah berubah menjadi monster yang haus darah.

“Jika dia tidak bisa membayar, suruh dia bayar dengan nyawanya!” ucapku tegas, tanpa nada belas kasih
iindwi_z

Follow ig @iindwi_z

| Like
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Ronan Blackwell

    ​“Apa yang sudah kalian dapatkan?!”​Suaraku menggelegar, memecah keheningan yang mencekam di dalam ruang kerja rumah utama. Aku tentu tidak akan tinggal diam sedetik pun setelah mengetahui istri kecilku diculik secara paksa dari hadapanku. Aku telah mengerahkan seluruh anak buah dan jaringan informanku untuk melacak keberadaan Emelia. Begitupun dengan Papa Lucas, pria paruh baya itu juga menurunkan seluruh tim elite serta koneksi bawah tanahnya demi memburu si keparat yang menjadi dalang di balik semua ini.​Siapa sebenarnya orang gila yang berani-beraninya mengusik ketenangan keluarga kami?​Aku melayangkan tatapan tajam setajam silet saat orang kepercayaanku melangkah masuk dengan tergesa-gesa sembari membawa selembar dokumen laporan. Tidak ada lagi sisa-sisa wajah kebahagiaan yang sempat terpancar beberapa jam yang lalu saat pesta pernikahan berlangsung. Aura di dalam ruangan ini telah berubah total menjadi dingin, mencekam, dipenuhi rasa cemas, takut,

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Diculik 2

    Pov Samuel Begitu lampu utama aula padam secara mendadak, instingku langsung bergejolak hebat. Di tengah kegelapan pekat yang menyergap tanpa peringatan, aku seketika membalikkan tubuh dan bergerak panik, berusaha meraba-raba area sekitar demi mencari keberadaan Emelia. Seingatku, tepat beberapa menit yang lalu istri kecilku itu masih berdiri dengan manis di sebelahku, mendampingiku saat aku sedang berbincang dengan salah satu tamu undangan penting.​Dalam kebutaan visual itu, tanganku bergerak cepat menyambar dan mencengkeram erat pergelangan tangan seseorang yang berdiri paling dekat denganku. Aku mengembuskan napas lega, mengira itu adalah Emelia.​Namun, rasa lega itu menguap dalam sekejap begitu lampu aula kembali menyala terang dengan sentakan kasar. Detik itu juga, mataku membulat sempurna. Sial! Ternyata bukan Emelia yang sedang kugenggam tangannya saat ini, melainkan seorang wanita asing yang tidak aku kenal.​Set!​Aku lan

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Diculik

    Malam itu, kemewahan yang tak masuk akal tersaji di depan mata. Hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja bagi seorang Lucas untuk membalikkan dunia; sebuah pesta pernikahan yang teramat megah dan berkelas berhasil digelar tanpa cela. Semua dekorasi, hidangan, hingga para tamu undangan kelas atas telah siap memenuhi aula besar.​Namun, malam ini bukan sekadar tentang peresmian kembalinya cinta lama kedua orang tuaku. Malam ini, Papa juga memanfaatkan momentum untuk memperkenalkan diriku secara resmi kepada seluruh dunia.​Melalui pidatonya yang mutlak dan tak terbantahkan di atas podium, Papa mengumumkan kepada publik bahwa selama ini ia memiliki seorang putri kandung—putri yang kini telah sah menjadi istri dari seorang Samuel de Leon.​Seketika, aula besar itu diliputi kasak-kusuk hebat. Jagat raya tentu saja gempar. Bagaimana tidak? Selama puluhan tahun ini, Lucas dikenal sebagai pria dingin yang menutup diri dan tidak pernah sedikit pun terdengar menjal

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Mengintip

    Pov Emelia“Lepaskan tubuhku, Samuel... Kan tadi sudah?”Aku berusaha keras menggeliat dan melepaskan diri dari kungkungan lengan kekar Samuel yang masih melingkar posesif di pinggangku. Hasrat ingin tahu yang membuncah membuatku tidak sabar untuk segera turun ke lantai bawah, berniat mengintip bagaimana kelanjutan interaksi kedua orang tuaku di taman.“Mau ke mana sih, Sayang?” jawabnya dengan suara serak khas pria yang baru saja menuntaskan gairah. Alih-alih melepaskan, cengkeramannya justru semakin mengerat, menahan perut polosku agar tetap menempel pada dada bidangnya yang hangat.Aku mengembuskan napas panjang secara perlahan, lalu membalikkan kepala untuk menatap Samuel dengan raut wajah sebal yang dibuat-buat. “Mau ke bawah, ingin melihat Mama dan Papa. Kan tadi kita sudah selesai tuntas, Samuel... Ayo lepas, ya?” rengekku manja.Aku melihat Samuel menghela napas pasrah. Perlahan, ia mengendurkan ren

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Melamar

    Pov MelissaAku mengembuskan napas panjang, merasakan seulas kelegaan yang amat sangat setelah mobil yang kami tumpangi akhirnya tiba dan terparkir sempurna di pelataran rumah Samuel. Untuk mengusir rasa penat sekaligus kegundahan yang sejak tadi menggelayuti benak, aku memilih untuk melangkah keluar kamar, berjalan-jalan santai sembari melihat-lihat arsitektur rumah menantuku yang begitu megah.Sejujurnya, perasaanku saat ini sedang tidak karuan. Jantungku berdegup dengan ritme yang tak beraturan. Aku tahu... aku sangat tahu bahwa sejak di meja makan tadi hingga detik-detik keberangkatan kami, sepasang netra elang Lucas tidak pernah sekalipun beralih dari sosokku.Aku menyadari intensitas tatapan itu, namun aku memilih untuk pura-pura mati rasa dan diam membisu. Aku tidak mau terlalu percaya diri. Aku terus meyakinkan hatiku sendiri untuk tidak berasumsi bahwa pria itu sekarang mulai menyukaiku.Ah, lagipula... bisa-bisanya aku yang s

  • Istri Dadakan CEO Lumpuh    Memberi umpan

    Pov EmeliaAku benar-benar tidak habis pikir kenapa tadi Samuel bisa bicara seberani itu di depan Papa Lucas. Kalimat godaannya sukses memancingku untuk ikut-ikutan menyudutkan Papa sebelum kami pulang.Namun, jika dipikir-pikir kembali... ah, andai saja Papa dan Mama bisa benar-benar bersatu kembali sebagai sepasang suami istri sah, aku pasti akan menjadi orang pertama yang paling bahagia di dunia ini.“Samuel, kamu sebenarnya sedang merencanakan apa, sih?” tanyaku langsung tanpa basa-basi begitu kami berdua melangkah masuk ke dalam kamar utama rumah kami.Aku jelas tidak percaya begitu saja kalau Samuel sampai teledor meninggalkan ponselnya di rumah Papa. Mengingat bagaimana teliti dan perfeksionisnya seorang Samuel dalam segala hal, rasanya mustahil dia bisa seceroboh itu.Bukannya segera menjawab pertanyaanku, Samuel justru menyunggingkan seringai tipis. Dengan satu gerakan cepat yang tidak terduga, ia menarik pi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status