Di dalam sebuah ruangan luas bekas kantor militer, Nada berdiri di depan meja besar sambil menyilangkan tangan.Di depannya duduk seorang pria bertubuh tegap dengan potongan rambut pendek rapi dan seragam militer yang sudah dimodifikasi.Charles.Berbeda dari kelompok lain, markas kelompok Charles terlihat jauh lebih terorganisir.Peta militer menempel di dinding, radio komunikasi aktif di beberapa meja, dan suara kendaraan berat sesekali terdengar dari luar.Nada membuka pembicaraan santai.“Broto lagi kacau. Dua awakenernya hilang. Beberapa tim loot juga abis.”Charles bahkan tidak terlihat terlalu peduli.“Itu bukan urusan gue sekarang.”Nada mengangkat alis tapi Charles tetap menatap peta di depannya.“Broto itu kelompok kecil. Yang penting…”Tatapannya berubah serius.“…pasokan combat drugs jangan sampe putus.”Nada langsung sadar nada suaranya berubah.“…seburuk itu?”Charles akhirnya menghela napas pelan lalu menunjuk area barat di peta besar.“Gerombolan zombie di barat makin
Read more