Aku suka saat menancing seseorang, mas Fahmi terlihat gugup untuk menjawab. Bola matanya bergulir ke kiri dan kanan, seperti sedang memikirkan sesuatu. Aku tidak tahu pasti. "Mas, kok diam sih? Kenal gak," cecar ku. "Emh ... Andin style? iya aku tahu tapi aku ... gak kenal sama owner nya, memangnya kenapa?" dia malah kelimpungan, seolah menyembunyikan sesuatu. "Aku besok jadi konten kreator di sana," jelasku berdiri, aku duduk di kursi rias menatap cermin. "Loh, kok kamu gak bilang sama aku," ujarnya tampak kaget. Aku tersenyum sedikit tengil, ia makin terlihat salah tingkah dengan tingkahku saat itu. "Kamu kok kaget sih? Jujur aja, kamu kenal kan sama owner nya?" "Kalau butik nya tahu, kalau ownernya jujur ... Aku gak kenal," jelasnya tak menatap ku sedikitpun. "Yakin?" goda ku, aku mendekat duduk di samping mas Fahmi. Ku rasakan tangannya dingin saat ku genggam. "Kamu kedinginan?" Dia menggeleng tanpa suara, menatapku begitu dalam. Hembusan nafasnya terasa dari mulutnya
더 보기