Hari berpindah, Andini dan Fahmi tetap menjalani hidup seperti biasa. Namun, Andini sedikit curiga pada suaminya itu. Fahmi jarang pulang, dan ketika kerumah akan tercium bau parfum yang bukan milik Fahmi. Andini juga sempat memergoki Fahmi tengah chattingan malam hari ketika Andini setengah tidur. Namun, ia tidak tahu siapa yang di chat malam itu oleh Fahmi. Ia masih berprasangka baik, ditambah Fahmi selalu pintar mengelak saat Andini mengungkap kecurigaannya. "Mbak, saya aja yang cuci," pinta Andini pada ART nya. "Loh, Nyonya jangan itu tugas saya," ujar Leni sang ART. "Gak apa-apa saya hari ini gak ada kerjaan, kamu kerjain yang lain aja," timpal Andini. Leni mengangguk seraya beranjak pergi dari ruang cuci. Andini memasukan beberapa baju miliknya juga milik Fahmi. Sambil mengecek saku-saku, supaya tidak ada benda ikut tercuci. Ia terhenti sejenak, ada sebuah benda tipis terbuat dari plastik yang ada di dalam celana milik Fahmi. Ia mengeluarkan tangannya, tergenggam seb
Last Updated : 2026-05-31 Read more