“Andini, kamu kenapa?” Jessica membuyarkan lamunan Andini. Ia terperanjat dengan jantung yang berdegup kencang. “Eh, nggak.” Andini menstabilkan dirinya, “emh … Jess, aku mau interview dulu Indri, boleh?” “Boleh dong, ya udah aku keluar ya,” ujar Jessica, ia mengambil tas miliknya lalu meninggalkan ruangan itu. Hanya ada Andini dan Indri berdua saja. Ruangan itu penuh hening sebelum Andini memulai percakapan. “Kamu … udah berapa lama gabung di queen Management?” tanya Andini sedikit gugup.“Sudah hampir satu tahun Mbak, tadinya saya kerja di Malaysia jadi asisten salah satu artis di sana,” jelas Indri tatapannya penuh haru. “Oh, berarti kamu sudah paham dunia entertainment sejak kamu bekerja di Malaysia?” Indri mengangguk sambil terus menyimpulkan senyuman manisnya. Andini melanjutkan beberapa pertanyaan. “Kamu masih single atau sudah menikah? maaf ya aku tanya gini,” ucap Andini.“Its okay, Mbak aku … sudah menikah,” jelas Indri menjawab dengan ragu, “baru satu minggu yang lal
続きを読む