Puspa tidak sedang pergi jauh. Ia sedang berjalan menuju tempat paling berbahaya yang pernah ia sebut rumah. Namun, melihat mata bulat Girindra yang mulai berkaca-kaca, Puspa menelan semua kepahitan itu sendirian.Puspa berlutut, memeluk sepupu kecilnya erat-erat. "Tidak jauh, Giri. Hanya di seberang sungai," bisik PuspaJarak Wastu Lelana ke Wastu Gautama memang cuma terpisah oleh aliran sungai besar, tapi perjalanan yang ditempuh sebenarnya memakan waktu sembilan jam lebih menggunakan kereta kuda."Tapi jika Giri mau, Yu Puspa akan selalu pulang."Girindra segera berbinar. "Janji?"Puspa mengangguk lembut lalu mengunci kelingkingnya di jemari kelingking Girindra. "Janji," katanya. "Sekarang di luar mulai dingin, ayo kita masuk ke kamar. Yu Puspa mau tunjukkan sesuatu," ajak Puspa setelahnya.Mendengar kata sesuatu, kesedihan Girindra yang berkurang tadi seketika menguap. Anak laki-laki itu langsung semangat dan mengekor di belakang Puspa saat mereka melangkah menuju dalem ageng.Beg
Last Updated : 2026-06-17 Read more